BAB I
Pendahuluan
Filsafat Islam muncul pada awalnya adalah didorong oleh
sebuah cita-cita terciptanya keterpaduan antara akal dan wahyu, rasio dan hati,
agama dan logika. Geliat pemikiran yang semacam ini muncul tatakala Islam mulai bersentuhan dengan tradisi filsafat
Yunani klasik yang berkembang di abad pertengahan.Tokoh filsof Islam pertama
kali yang berusaha untuk menyelaraskan atau mempertemukan antara akal dan wahyu
adalah Al-Kindi (801-873). Di adalah tokoh yang pertama kali merumuskan secara
sistematis apa itu filsafat Islam. Meskipun, pemikiran Al-Kindi sendiri
sebenarnya masih berbaur secara lekat dengan debu teologi.
Memang, meskipun
dalam ajaran Islam, aqal mendapatkan porsi yang cukup besar, namun dalam
praktiknya umat Islam justru banyak yang meninggalkan aqal. Kehendak umat Islam
untuk jauh dari tradisi rasionalitas itu justru dengan alasan untuk praktik
keberagamaan itu sendiri. Secara umum umat Islam mempunyai asumsi kuat bahwa
Islam adalah wahyu yang keberadaannya harus diterima secara taken for
granted, sebuah produk yang