Showing posts with label Makalah. Show all posts
Showing posts with label Makalah. Show all posts

Thursday, January 22, 2015

Makalah Filsafat Muslim



A.     Pendahuluan
Filsafat merupakan suatu kajian Ilmu pengetahuan yang dipelajari dalam dunia Perkuliahan yang mencakup tentang pemikiran seseorang. Filsafat dapat pula dikatakan sebagai hasil dari akal manusia yang mencari tau memikirkan sesuatu kebenaran secara mendalam. Jadi, hasil pemikiran dari akal manusia adalah Filsafat dengan catatan bahwa pemikiran itu di lakukan secara mendalam dan bukan setengah – setengah dalam menanggapi suatu untuk mencari kebenaran.
Dalam filosof muslim mempunyai pandangan yang berbeda-beda tentang Filsafat, bahkan ada yang sampai menyimpang dari ajaran Agama Islam. Benar mereka Hidup di Lingkup Islam dan Lahir di Daerah yang Mayoritas Islam, tapi Pandangan sebagian para Filosof ini menyimpang bahkan ada yang menganggap Akal adalah segalanya.

Sunday, October 26, 2014

MAKALAH FILSAFAT YUNANI



BAB I
PENDAHULUAN

Pembimbing ke filsafat tak akan lengkap tanpa sepatah kata tentang perkembangan filsafat sepanjang sejarah. Sejarah filsafat ialah penyelidikan ilmiah mengenai perkembangan filsafat dari seluruh bangsa manusia dalam sejarah. Berbicara tentang kelahiran dan perkembangan filsafat pada awal kelahirannya tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan (ilmu) pengetahuan yang munculnya pada masa peradaban kuno (masa yunani). Dalam sejarah filsafat biasanya filsafat yunani dimajukan sebagai pangkal sejarah filsafat barat, karena dunia barat (Eropa Barat) dalam alam pikirannya berpangkal kepada pemikiran yunani. Pada masa itu ada keterangan-keterangan tentang terjadinya alam semesta serta dengan penghuninya, akan tetapi keterangan ini berdasarkan kepercayaan. Ahli-ahli pikir tidak puas akan keterangan itu lalu mencoba mencari keterangan melalui budinya.
Seringkali persoalan-persoalan filsafat hanya dapat dipahami jika dilihat dari perkembangan sejarahnya. Ahli-ahli besar seperti Aristoteles, Thomas Aquino, Immanuel Kant itu hanya dapat dimengerti dari aliran-aliran yang mendahului mereka. Aliran yang satu biasanya merupakan reaksi atau syintetis dari

MAKALAH FILSAFAT ISLAM



BAB I
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang Masalah

            Filsafat adalah hasil akal manusia yang mencari dan memikirkan suatu kebenaran sedalam-dalamnya, filsafat islam lahir melalui proses yang begitu panjang, berawal dari pengaruh filsafat Yunani sampai melahirkan pemikiran filsafat islam.
            Para filsuf islam banyak mengambil dan memahami pemikiran-pemikiran para filsuf Yunani, seperti Aristoteles, Platinus, dan Plato. Sehingga banyak teori-teori para filsuf Yunani yang diambil oleh filsuf Islam.
            Walaupun para filsuf Islam banyak yang berguru terhadap para filsuf Yunani, tetapi bukan berarti mengekor dan mengutip, filsafat Yunani hanya dijadikan sebagai salah satu sumber pemikiran filsafat Islam. Filsafat Islam sendiri telah mampu menampung dan mempertemukan berbagai aliran pikiran, sumber filsafat Islam tidak hanya dari filsafat Yunani tetapi juga dari kebudayaan Iran dan India.
            Dunia Islam berhasil membentuk filsafat yang sesuai dengan

MAKALAH FILSAFAT ILMU



PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
            Kita sebagai umat islam diwajibkan untuk mendakwahkan islam secara menyeluruh kepada segenap manusia. Mendakwahkan islam di zaman sekarang ini otomatis akan menghadapi berbagai macam tantangan,sebagai akibat lalu lintas cultural antar bangsa di dunia yang makin tidak mengenal jarak, serta penemuan-penemuan dan penggunaan hasil rekayasa tekhnologi modern telah menggeser nilai-niai hidup yang memiliki nilai luhur.
            Untuk menjawab tantangan yang beraneka ragam itu, kiranya filsafat dapat dijadikan jembatannya. Persoalannya sekarang ini adalah siapakah umat islam yang menggali ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah serta mendalaminya. Kemudian menyuguhkan dengan cara yang dapat di pertanggungjawabkan secara filosofis.
 Ini sebuah tantangan umat islam akhir-akhir ini yang

Friday, October 10, 2014

Model Penelitian Pemikiran Modern Dalam Islam



BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Kita telah belajar banyak mengenai sejarah islam, yang tentunya telah mengisahkan perjalanan perkembangan agama islam yang turun naik, pasang surut gelombang kemajuan dan kemunduran islam. Kini umat islam tengah memikirkan kembali  bagaimana cara memajukan dirinya. Pembaharuan terjadi hampir diseluruh negara islam, terutama Negara-negara yang pernah dijajah oleh kekuatan barat, seperti Turki, India, Mesir. Pembaharuan tersebut hingga sekarang masih terus berlanjut untuk mencapai tujuannya yang diinginkan. Dan hasilnya telah dipublikasikan baik dalam bentuk artikel, buku, dakwah maupun dengan lisan.
Dari keadaan demikian itu, muncullah suatu bidang studi pembaharuan dalam islam dan untuk mengkaji  berbagai upaya pembaharuan berikut pemikiran, tokoh-tokoh, strategi dan keberhasilannya, disini kami mencoba

MUSYTARAK



A.    PENDAHULUAN
Al-Qur’an merupakan sebagai pusat ajaran Islam. Al-Qur’an yang menempatkan posisi sebagai pusat atau pedoman, bukan saja dalam perkembangan ilmi-ilmu keislaman saja, tetapi juga sebagai inspirator dan pemandu dalam gerakan-gerakan umat islam. Jadi, pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, melalui penafsiran-penafsiran dan pendalaman bahasa, mempunyai peranan penting bagi majunya umat Islam, terlebih pada masa kini guna memberikan solusi terhadap problematika umat yang semakin menggelobal.
Oleh karena itu, makalah ini akan mencoba memberikan sedikit wawasan tentang bagaimana memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang musytarak dan ketentuan-ketentuan hukumnya.
B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa Pengertian Musytarak?
2.      Apa Sebab terjadinya lafadz Musytarak?
3.      Bagaimana Ketentuan Hukum lafadz Musytarak?
4.      Apa Contoh-contoh lafadz Musytarak?

FILSAFAT DAN AGAMA



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Manusia sebagai makhluk pencari kebenaran dalam perenungannya menemukan tiga bentuk eksistensi kebenaran yaitu: ilmu pengetahuan, filsafat dan agama.[1] Dalam makalah ini kami tidak akan membahas mengenai ilmu pengetahuan, filsafat dan agama serta kaitannya, tetapi kami hanya akan membahas mengenai filsafat dan agama serta kaitannya.
Sebelum berbicara banyak hal mengenai filsafat dan agama, alangkah lebih baik jika kita mengetahui apa maksud dari filsafat dan agama itu sendiri terlebih dulu. Ada banyak  pendapat tentang pengertian filsafat oleh para filosof, demikian pula dengan pengertian agama oleh subyek yang berbeda-beda.
 Menurut namanya saja filsafat boleh dimaknakan

Saturday, December 14, 2013

Makalah Fi'il



KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “PEMBAGIAN FIIL”
Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian FIIL atau yang lebih khususnya membahas tentang pembagian Fiil dan contohnya,  Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang macam-macam Fiil.
Kami menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan Makalah ini dari awal sampai akhir.Semoga Allah SWT senantiasa

Makalah Jumlah Ismiyyah



PENDAHULUAN

Dalam bahasa arab terdapat ilmu yang mempelajari tentang tata bahasa arab. Ilmu tata bahasa arab merupakan bagian ilmu terpenting dalam agama islam, karena faktanya seluruh sumber asli ajaran islam seperti Alquran dan Alhadis berbahasa arab. Salah satu bahasan dari ilmu tata bahasa arab/ilmu nahwu adalah bab tentang jumlah ismiyah, atau dalam artian jumlah yang terdiri dari isim (mubtada’ dan khobar).

Mubtada’ ialah isim marfu’(isim yang dibaca rofa’) yang bebas dari awamil lafdhiyah. Dengan kata lain bersifat maknawi, yaitu dimarfu’kan oleh karena menjadi ibtida’/mubtada’ atau permulaan kata.[1]
Sementara khobar adalah isim yang dirofa’kan yang disandarkan kepada mubtada’ Maksudnya yakni tidak akan ada khobar kalau tidak ada mubtada dan mubtada itulah yang merofa’kan khobar. [2]

Untuk lebih jelasnya