Friday, October 10, 2014

MUSYTARAK



A.    PENDAHULUAN
Al-Qur’an merupakan sebagai pusat ajaran Islam. Al-Qur’an yang menempatkan posisi sebagai pusat atau pedoman, bukan saja dalam perkembangan ilmi-ilmu keislaman saja, tetapi juga sebagai inspirator dan pemandu dalam gerakan-gerakan umat islam. Jadi, pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, melalui penafsiran-penafsiran dan pendalaman bahasa, mempunyai peranan penting bagi majunya umat Islam, terlebih pada masa kini guna memberikan solusi terhadap problematika umat yang semakin menggelobal.
Oleh karena itu, makalah ini akan mencoba memberikan sedikit wawasan tentang bagaimana memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang musytarak dan ketentuan-ketentuan hukumnya.
B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa Pengertian Musytarak?
2.      Apa Sebab terjadinya lafadz Musytarak?
3.      Bagaimana Ketentuan Hukum lafadz Musytarak?
4.      Apa Contoh-contoh lafadz Musytarak?

FILSAFAT DAN AGAMA



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Manusia sebagai makhluk pencari kebenaran dalam perenungannya menemukan tiga bentuk eksistensi kebenaran yaitu: ilmu pengetahuan, filsafat dan agama.[1] Dalam makalah ini kami tidak akan membahas mengenai ilmu pengetahuan, filsafat dan agama serta kaitannya, tetapi kami hanya akan membahas mengenai filsafat dan agama serta kaitannya.
Sebelum berbicara banyak hal mengenai filsafat dan agama, alangkah lebih baik jika kita mengetahui apa maksud dari filsafat dan agama itu sendiri terlebih dulu. Ada banyak  pendapat tentang pengertian filsafat oleh para filosof, demikian pula dengan pengertian agama oleh subyek yang berbeda-beda.
 Menurut namanya saja filsafat boleh dimaknakan

Wednesday, September 24, 2014

MAKALAH FILSAFAT KETUHANAN



PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Seorang anak kecil akan bertanya kepada ibunya mengenai keberadaan Tuhan dengan pertanyaan yang bervariasi. Mulai dari pertanyaan “Tuhan itu apa ?”, “Tuhan itu bagaimana ?”, “Tuhan itu ada dimana ?”, hingga pertanyaan “Apakah Tuhan itu sayang kepada umatnya atau tidak ?”.
Keberadaan Tuhan telah diakui hampir seluruh umat manusia. Bahkan tidak hanya pertanyaan di atas, pertanyaan lain mengenai siapakah pencipta alam semesta ini, siapa yang membuat matahari dapat selalu bercahaya, langit dengan bulan dan bintang yang tidak jatuh sekalipun tidak terdapat tiang penyangga, siapa yang membuat planet-planet tetap berjalan teratur sesuai dengan jalurnya tanpa ada insiden tabrakan, dan masih banyak pertanyaan lain yang pada ujungnya bermuara pada satu jawaban, yaitu Tuhan Dzat Yang Maha Kuasa. Dzat yang kekuatannya melebihi kekuatan manusia terhebat di dunia.
Studi mengenai ke-Tuhan-an pun membantah kepercayaan para pengikut kelompok atheisme (golongan/kelompok yang tidak percaya dengan adanya Tuhan). Berbagai hal yang terjadi di dunia ini sudah menjadi