Showing posts with label demak.. Show all posts
Showing posts with label demak.. Show all posts

Monday, November 2, 2015

Tradisi Jawa (Membuang Ayam di Jembatan ketika ada Ngantenan di Desa Karanganyar RT01/02 Demak)


Tradisi Jawa
(Membuang Ayam di Jembatan ketika ada Ngantenan di Desa Karanganyar RT01/02 Demak)

nurul fitriana
Di tanah jawa  mayoritas penduduknya adalah beragama Hindu dan Budha sehingga orang jawa zaman dahulu terpengaruh oleh kepercayaan dan cara berpikir mereka. Hingga sampai sekarang pun masih mempercayai bahwa benda-benda mati memiliki kekuatan ghaib. Masyarakat jawa mempercayai tentang adanya ruh yang ada pada tumbuhan atau hewan. Dan sampaii sekarang masyarakat jawa belum merasakan kemantapan ketika menjalankan agama islam tanpa dibarengi dengan nilai-nilai atau kepercayaan yang telah didapat dari nenek moyangnya. Seperti ketika ada pengantin yang mendapatkan suami/istri luar kota dan ketika perjalanan menuju kerumah besan melewati jembatan maka harus membuang ayam. Kata harus menurut pandangan islam adalah tidak diharuskan (di wajibkan) karena tidak ada dalil dari Al-Qur’an atau Hadits yang mengharuskan

TRADISI MITONI PADA IBU HAMIL di Desa GAJAH Kec Gajah Kab Demak


TRADISI MITONI PADA IBU HAMIL di Desa GAJAH Kec Gajah Kab Demak

           
yuni triana ulfa
Siang hari tanggal 17 maret 2015 saat cuaca sedang cerahnya terdapat satu keluarga kecil sedang melaksanakan tradisi “mitoni”yaitu keluarga dari Bapak Ridwan dengan Ibu Maryam yang sedang hamil anak pertamanya. Mitoni adalah tradisi orang jawa dari kata pitu berarti tujuh. Tradisi mitoni ini dilakukan saat kandungan ibu sudah berumur tujuh bulan. Kata ibu muda yang sedang mengandung mengatakan tradisi mitoni ini dilaksanakan dengan bertepatnya tanggal tujuh,tujuh belas, dan dua puluh tujuh. Sedangkan tradisi Bapak Ridwan tersebut dilaksanakan pada tanggal tujuh belas. Acara ini berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah karena