Tradisi Jawa
(Membuang Ayam di
Jembatan ketika ada Ngantenan di Desa
Karanganyar RT01/02 Demak)
Di tanah jawa mayoritas penduduknya adalah beragama Hindu
dan Budha sehingga orang jawa zaman dahulu terpengaruh oleh kepercayaan dan
cara berpikir mereka. Hingga sampai sekarang pun masih mempercayai bahwa
benda-benda mati memiliki kekuatan ghaib. Masyarakat jawa mempercayai tentang
adanya ruh yang ada pada tumbuhan atau hewan. Dan sampaii sekarang masyarakat
jawa belum merasakan kemantapan ketika menjalankan agama islam tanpa dibarengi
dengan nilai-nilai atau kepercayaan yang telah didapat dari nenek moyangnya.
Seperti ketika ada pengantin yang mendapatkan suami/istri luar kota dan ketika perjalanan
menuju kerumah besan melewati jembatan maka harus
membuang ayam. Kata harus menurut
pandangan islam adalah tidak diharuskan (di wajibkan) karena tidak ada dalil
dari Al-Qur’an atau Hadits yang mengharuskan
