Filosofi Pendidikan Maulud Nabi
Muhammad SAW Dalam Golok-Golok Mentok
Golok-golok mentok merupakan tradisi para leluhur untuk menghormati
kelahiran nabi Muhammad, golok-golok mentok semacam wadah terbuat dari anyaman
bambu yang diisi dengan makan-makan atau jajan pasar
.[1]
Golok dalam bahasa Jawa diartikan sebagai gaman,
Sedangkan gaman itu tajam/ gaman sendiri sebagi bentuk filosofis dari pedeng karena bentuk senjata
yang mirip dengan pedang pada masyarakat Jawa adalah golok itu sendiri meskipun
ada banyak benda semisal itu celurit atau arit.
Sedangkan
mentok dapat diartikan dada, jadi filosofi golok-golok mentok adalah harapan
besar bagi umat islam agar mengimani atau memahami
ajaran nabi setajam golok dan selalu tertanam kuat di dalam hati setiap orang. [2]
Pada zaman jahiliyah martabat perempuan